Kematian Yo Kang

Di PPR versi terbaru yang ditayangkan Indosiar (2008), kematian Yo Kang ada di bagian terakhir. Ia menyerahkan diri untuk dibunuh Racun Barat Auwyang Hong, karena merasa bersalah sudah membunuh Auwyang Hok.

Terlepas dari  improvisasi di versi 2008 yang justru  menjadikan karakter lebih menarik dan tidak hitam putih, saya pribadi kurang suka dengan perubahan mengenai kematian Yo Kang di sini.  Kematian Yo Kang di novel aslinya dan versi-versi sebelumnya menurut saya lebih misterius dan dramatis. Sulit dijelaskan siapa sebenarnya pembunuh Yo Kang,  tidak hanya satu sebab. Ini yang membuat  makin seru karena Yo Ko, sang jagoan di kisah selanjutnya, selalu bertanya-tanya bagaimana ayahnya mati.

Di novel aslinya, Auwyang Hok dibunuh Yo Kang saat ingin memperkosa Bok Liam Ciu, tapi kejadian ini berlangsung di rumah Shagu, saat Oey Yong dan Kwee Ceng bermeditasi sambil mengintip di kamar rahasia.  Bukan di rumah tahanan Wanyen Hunglieh. Bok Liam Ciu juga tak punya andil dalam membunuh Auwyang Hok, sebagaimana di versi 2008.

Selain Kwee Ceng dan Oey Yong, Shagu adalah saksi yang melihat bagaimana Yo Kang membunuh Auwyang Hok.  Di depan si Racun Barat Auwyang Hong, Oey Yong memancing Shagu untuk menceritakan apa yang dilihatnya. Dapat dibayangkan betapa Yo Kang panik takut ketahuan, hingga spontan ia memukul pundak Oey Yong. Tangan Yo Kang menyentuh baju berduri /rompi landak Oey Yong,  tepat di tempat sama yang disentuh guru Kwee Ceng -yang sudah terkena racun Auwyang Hong-  saat mereka di Pulau Persik.

Jadi Yo Kang terkena racun — yang bersarang di bagian luar rompi Oey Yong – dan berasal dari darah guru Kwee Ceng – yang kena racun ular Auwyang Hong.

Sesuai teori magnifikasi racun ular  ini, siapa yang terkena paling akhir maka efek racunnya paling dahsyat.  Karena itulah Yo Kang seperti orang gila saat terkena racun  ini. Menahan sakit dengan mengatupkan kedua giginya, kalap ingin menggigit orang di dekatnya, tapi tak kunjung meninggal. Saat itu Wanyen Hunglieh dan pengawal istana juga ingin menolong, tapi semua takut kena gigit dan tertular racun. Akhirnya ayah angkatnya beserta pasukan  istana  meninggalkan Yo Kang tergelepar sengsara tanpa dikubur.

Setelah beberapa hari, jenazah Yo Kang ditemukan Bok Liam Ciu dalam keadaan mengenaskan, dikelilingi burung-burung gagak yang ikut mati keracunan disekitarnya karena memakan bangkai Yo Kang.

Nah, kalau anda jadi Kwee Ceng, bagaimana anda menjawab Yo Ko kecil saat bertanya, “Paman, bagaimana ayahku mati?”

3 responses to this post.

  1. zepakat. dari ZD zaya mazi ingat jelaz waktu yoko dilema mau balaz dendam ama youngEr. karena paman kwe begitu baik zama dia

    Reply

  2. Iya, adegan Yo Ko mau bales dendam ke anaknya Kwee Ceng tapi malah nangis… karena ngintip Paman Kwee mau buntungin tangan anaknya sendiri karena sudah buntungin tangan Yo Ko, itu mengharukan banget.

    Banyak lagi adegan mengharukan dimana Yo Ko ingin bunuh Kwee Ceng tapi gak jadi karena melihat sikap tulus dan pendekar sejati dari Kwee Ceng. Yo Ko kan jadi mikir, kalo orang sebaik Kwee Ceng sampe punya musuh, pasti musuhnya itu yang jahat banget… berarti ayahnya mungkin bukan orang baik. Plot di kisah Yo Ko ini jadi gak nyambung kalo kematian Yo Kang ngikut versi baru ya…

    Reply

  3. […] dengan PPR 2008 yang banyak improvisasi dari segi cerita, bahkan sangat fatal soal Kematian Yo Kang , ROCH 2006 ini sangat setia pada novel, walau tak sedetail versi sebelumnya yang dibintangi Andy […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: