Sinopsis Return of the Condor Heroes 2006 Episode 38

Episode 38

Oey Yong lanjut menceritakan tentang Yo Ko dari masa kecilnya di Pulau hingga perpisahan 16 tahun dengan istrinya. Juga siapa yang memotong tangan Yo Ko. “Luka istri Yo Ko juga disebabkan oleh kecerobohan kakakmu” kata Oey Yong. Kwee Siang kaget dan sedih mendengarnya. Kata Oey Yong, walau aku dan ayahmu mengasuh Yo Ko waktu kecil, sama sekali tidak sebanding dengan perngorbanan Yo Ko terhadap kita, ia berkali-kali menyelamatkan keluarga kita, bahkan menolong rakyat Siangyang. Tapi hidupnya amat sengsara, hari-hari bahagianya amat sedikit dibanding penderitaannya.

Di satu rumah makan, jagoan Mongol Siao Siang Si melihat Yo Ko bersama Oey Yok Su, langsung sembunyi ketakutan. Rekan Siao Siang Si tak tahu kehebatan 2 orang itu, ia malah menantang. Jadilah Siao Siang Si dan rekannya ‘bahan praktek’ Yo Ko dan Oey Yok Su dalam adu ilmu silat.  Sebagaimana Oey Yok Su dulu pernah menggunakan Thia Eng kecil untuk menampar Li Mo Chou (Episode 1), kali ini ia dan Yo Ko berlomba  menyalurkan kekuatan dan mengendalikan 2 orang Mongol itu untuk saling bertanding. Kemampuan Yo Ko kini tidak kalah dengan Oey Yok Su.

Kwee Siang mengira setelah 16 tahun berlalu, Yo Ko pasti bertemu istrinya. Sulit bagi Oey Yong menjelaskan soal ini. Ketika Kwee Siang tahu luka Siao Lung Lie tak bisa disembuhkan, dan Yo Ko tak mau minum pemunah, kata Kwee Siang, kalau aku kakak Lung, aku akan pura-pura sembuh agar kakak Yo mau meminum pemunah. Oey Yong kagum akan jalan pikiran putrinya itu “Tepat itulah yang dilakukan Siao Lung Lie. Ia memilih pergi dan berharap setelah 16 tahun Yo Ko sudah dapat melupakannya. Akan halnya Biksuni Laut Selatan, itu hanya karanganku saja untuk mencegah ia bunuh diri. Yo Ko amat pintar, kalau ceritaku tidak detail, ia pasti curiga dan percuma saja pengorbanan Siao Lung Lie agar suaminya tetap hidup.” Jadi, istri kakak Yo sudah mati? Tanya Kwee Siang. Kata Oey Yong, belum pasti, kita belum tahu. Kwee Siang berharap Tuhan akan mempertemukan mereka kembali, karena mereka orang baik. Tiba-tiba mereka ingat bahwa Yo Ko sekarang bersama Oey Yok Su, pasti ia akan menanyakan tentang Biksuni Laut Selatan.

Benar saja. Usai beradu ilmu, Oey Yok Su mengakui keunggulan Yo Ko. Katanya, “Jurus tapakmu amat hebat, di dunia ini hanya 18 Pukulan Penakluk Naga menantuku yang sebanding dengannya. Ilmu Sentilan Maut-ku masih 1 tahap dibawah”. Yo Ko merendah “Kalau Tetua Oey mau menunjukkan jurus dari Biksuni Laut Selatan, aku pasti bukan tandinganmu”. Oey Yok Su heran “Biksuni Laut Selatan itu siapa?”.  Yo Ko langsung syok, sadar dirinya dibohongi Oey Yong selama 16 tahun. Ia pun berteriak galau sampau raungannya menggetarkan pasar.

Di Siangyang, Bu bersaudara melapor Kwee Ceng bahwa serangan Yo Ko dkk terhadap Nanyang telah menyebabkan Mongol mundur sejarak 150 kilo. Tiba-tiba pelayan mereka masuk melaporkan Kwee Siang telah kabur.

Di tempat lain, Hakim Roda Mas baru menyempurnakan ilmu pamungkasnya “Memindahkan Naga dan Gajah” disaksikan oleh Dhalpa. Selama ini, belum ada orang yang berhasil mencapai tahap terakhir/tahap ke 10 dari ilmu itu, bahkan penciptanya sendiri mati dan orang lain gila saat baru mencapai tahap 8 atau 9.  Roda Mas mengajak Dhalpa untuk balas dendam atas kekalahan terhadap Yo Ko, tapi Dhalpa menolak karena sudah berjanji pada Yo Ko untuk pulang ke Tibet. Roda Mas amat sedih ditinggalkan satu-satunya murid yang baik hati dan setia.

Kwee Siang mulai berkelana mencari kakak Yo-nya dengan tujuan mencegahnya bunuh diri bila tak bertemu istrinya. Ia menanyai orang-orang di jalan dengan lugunya, hingga terdengar oleh Hakim Roda Mas yang lantas mengikutinya.  Kwee Siang kelelahan dan tidur di rerumputan. Roda Mas menaruh jubahnya pada Kwee Siang. Ia berhasil meyakinkan Kwee Siang kalau Yo Ko adalah teman baiknya. Ia mengaku bernama Zhu Mu Lang Ma (Gunung Everest).

Kata Roda Mas “Aku punya teman baik, kungfunya amat hebat, namanya Kwee Ceng, kamu kenal dia? Kami sama-sama bernah bertempur hidup mati, tetapi kudengar Kwee Ceng sudah mati, oh betapa sedih, pendekar besar seperti dia harus mati”, katanya pura-pura menangis sambil memancing Kwee Siang. Akhirnya Kwee Siang mengaku ia putri Kwee Ceng. “Ah, mana mungkin, putri Kwee Ceng kan kira-kira usianya sekarang 30 tahun, namanya Kwee Hu”. Makin yakinlah Kwee Siang kalau Roda Mas adalah teman Yo Ko dan ayahnya. Roda Mas berhasil meyakinkan Kwee Siang untuk pergi bersama mencari Yo Ko.

Di perjalanan, mereka melihat 2 orang mengendarai kuda, Roda Mas ingin merebut 2 kuda itu. Ternyata mereka Setan Kepala Besar dan Setan Jenggot Panjang Fan Yiweng. Fan Yiweng kaget melihat Kwee Siang bersama Roda Mas dan langsung menyerang.  “Eh, jangan, kita teman” kata Kwee Siang. “Kamu dibohongi, dia Hakim Roda Mas!” kata mereka. Jenggot Panjang menyuruh Kwee Siang kabur sambil mencengkram Roda Mas. Namun kedua sahabatnya itu tewas di tangan Roda Mas. Alangkah marah dan sedihnya Kwee Siang. Sambil menangis, ia meletakkan jenazah mereka di kuda masing-masing dan menyuruh kuda kembali ke rumah. “Kamu tidak takut padaku?” kata Roda Mas. “Takut apanya, kalau kau mau bunuh aku silakan saja” kata Kwee Siang. Melihat sifat baik dan pemberani Kwee Siang, Roda Mas jadi ingin mengangkatnya murid. Muridnya dulu,Huo Tu, pandai tapi tak setia. Dhalpa baik, berbakat, setia, tapi terlalu lugu.

Roda Mas memasakkan ayam tapi Kwee Siang tak mau makan. Saat Roda Mas tidur, ia kabur. Tetapi walau sudah jauh, kemana pun kabur, Roda Mas selalu tahu-tahu sudah berada di depannya. Kwee Siang mencoba menempurnya, Roda Mas tidak mengerahkan kekuatan karena ingin mencoba kungfu Kwee Siang. Ia membiarkan Kwee Siang menotoknya. Kwee Siang pergi, ini makin membuat Roda Mas simpati karena Kwee Siang tak membunuhnya walau ia tertotok. Ia maju dan berkata “Bagaimana, kungfuku hebat kan? Aku selalu bisa mengejarmu, bahkan melepaskan totokan”. Kwee Siang menyahut ”Hebat apanya, hanya bisa bunuh orang dan mempermainkan anak kecil.  Aku tak mau jadi  murid orang jahat, aku mau cari Kakak Yo. Kamu tak bisa kalahkan ayah ibu, tak bisa kalahkan kakak Yo”. Roda Mas makin panas dibandingkan dengan Yo Ko, katanya “Itu karena Yo Ko belum merasakan ilmu Memindahkan Gajah dan Naga-ku,”. Kata Kwee Siang, “Semua pendekar Siangyang bilang, 3 kepala dan 6 tangan Hakim Roda Mas tak akan sanggup mengalahkan 1 tangan Yo Ko. Karena Yo Ko tak ada, kamu berani sombong, kalau dia di sini, dia akan bisa mengalahkan ilmu Memindahkan Babi dan Ular-mu!”. Kwee Siang bilang, ia tahu Yo Ko akan bertemu istrinya di Lembah Putus Cinta, kalau berani ikut ke sana. Hakim Roda Mas akhirnya mau menunjukkanKwee Siang jalan ke Lembah Putus Cinta setelah Kwee Siang berjanji jadi muridnya, kalau ia bisa mengalahkan Yo Ko. Tapi ternyata, ia membawa Kwee Siang beristirahat di tenda Mongol.

Sementara itu Yo Ko yang sedang frustasi dan mabuk, mendengar ada perahu berangkat menuju ke Jiaxing. Ia ingat Kuil Tombak Besi tempat ayahnya meninggal, berada di tempat itu. Pikirnya, biarlah sebelum aku menyusul istriku, aku akan jenguk makam ayah.

Di Jiaxing, terjadi pertempuran antara Kwa Tin Ok, guru Kwee Ceng yang buta dengan 4 mantan jagoan Chin. Kwa Tin Ok kalah, tapi ia bilang ia ingin menyampaikan satu berita dulu  baru menyerahkan nyawa. Rupanya berita Kwee Siang ada di tenda Mongol telah sampai ke telinganya dan ia merasa harus memberitahukan ini dulu. 4 mantan jagoan Chin bersedia, setelah diberi jaminan berupa pil embun bunga dari Pulau Bunga Persik

Sementara di Tenda Mongol, Hakim Roda Mas terus diledek Kwee Siang, katanya “Dasar tak tahu malu, tidak ada yang mau menjadi muridmu, makanya terus memaksaku, iya kan?”

19 responses to this post.

  1. Posted by Bibi Lung on March 21, 2012 at 12:24 am

    kwe siang nge gemesin… …. tinggal sedikit lg, ga bole ketinggalan…

    Reply

  2. Posted by Qwerty on March 21, 2012 at 3:37 am

    apakah pengganti roch di indosiar film g jelas lagi?

    Reply

  3. Posted by Yoko on March 21, 2012 at 4:40 am

    Thx gan link novelnya..dah baca tapi baru seperempat..panjang bgt soalnya…ane da tamat gan nonton filmnya..he2..tp dari smua episode cuma 1 yang ane bingung…kan wktu yoko ma bibi lung latihan jurus yang ga pake baju..bibi lung terluka parah tuh, bahkan d ceritain akan mati sampe2 bibi lung mau ngebunuh yoko juga..lha kok tiba2 bisa sehat lagi setelah keluar dari kuburan kuno…gmn tu?? uda nyari d novelnya juga ga ada jawabannnya…Mohon pencerahannya lagi gan..Thx..

    Reply

    • Posted by Oey Yok Su on June 7, 2012 at 3:48 am

      Saat itu XLN mengalami pendarahan hebat, darahnya keluar banyak bgt. cuma keajaiban yg mampu menyelamatkannya. tapi Yoko berfikir cepat, ia pake darahnya sendiri untuk di tranfusikan ke XLN (yg membuat XLN muntah darah saat kejadian ini di ungkit lg sama Yoko di lembah putus cinta untuk menyadarkan XLN saat XLN tidak mengakui mengenal Yoko, dan hampir nikah dengan Kongsun pemilik lembah putus cinta) ..di novel di ceritakan kok..

      Reply

  4. Posted by Yoko on March 21, 2012 at 4:42 am

    Nanya lagi gan…5 pendekar besar siapa aj se??? terus kira2 Yoko diurutan keberapa ya..pa dia lebih hebat dari kwee ceng???

    Reply

    • Posted by firel on March 21, 2012 at 5:08 am

      auyang hok/racun barat,ang cit kong/pengemis utara,oey yok su/sesat timur,kaisar selatan,Ong Tiong Yang/dewa pusat, abis itu dulu sih kwe ceng tapi sekarang yoko karna belajar dari rajawali Dugu Qiubai/setan kesepian

      Reply

      • Posted by firel on March 21, 2012 at 1:51 pm

        sry kk admin udah mendahului

      • yoko sebagai pengganti racun barat, julukannya kalo ga salah si binal barat
        kweceng pengganti pengemis utara julukannya pendekar dari utara
        itu yang biksu it teng adalah kaisar selatan
        klo menurutku sih mereka sama2 hebat
        paling beda 1 tingkat aja jurusnya
        n jurus 18 penakluk naga setingkat sama jurus tapak yoko

    • Posted by Kwe Xiang on March 23, 2012 at 7:07 am

      setuju ma firel, tapi setelah ang cit kong/pengemis utara, aw yang hong/racun barat, dan ong tiong yang/dewa pusat tidak ada aka mati, maka anggota Ngo-coat/lima pendekar besar berubah menjadi:
      – oey yok su/sesat timur (tang-sia)
      – It teng/kaisar selatan ganti julukan jadi paderi selatan (lam-ceng)
      – yoko- pengganti racun barat dengan julukan si bebas dari barat (se-ong)
      – kwee ceng-pengganti pengemis utara dengan julukan pendekar dari utara (pak-hiap)
      – chiu pek tong-pengganti dewa pusat dengan julukan tiong wan-tong
      diantara kelima anggota versi dulu, ong tiong yang lah yang paling hebat karena menjadi juara ketika kelimanya adu silat. namun di antara kelima anggota Ngo-coat yang baru, tidak dijelaskan secara langsung siapa yang paling hebat, tapi anggota paling muda adalah yoko (baru 32-35an), otomatis masih bisa banyak berkembang.

      Reply

      • Posted by felix on January 18, 2013 at 4:33 pm

        klo boleh nambahin, yang paling hebat harusnya ciu pek thong..
        dasarnya dari :
        di legenda pendekar rajawali, ciu phek thong kan pelajarin kungfu membelah pikiran. tangan kanan dan kiri bisa kerahin kungfu yang beda. jd yang lawan dy seakan lawan 2 orang. (dengan adegan yang cukup lucu, waktu ciu phek thong baru sadar, klo dy bs kalahin oey yok su).

        trs waktu yoko sama guo xiang lagi cari ciu pek thong buat diajak ketemu ying gu (yang cerita qiu qian ren lagi sekarat n mw minta maaf sama ying gu, tp ying gu minta ketemu ciu pek thong dulu).
        pas itu, ciu pek thong ga mw ketemu ying gu, sampe akhirnya yoko taruhan, kl dy bs menang dr ciu pek thong dy harus ketemu ying gu.
        tapi yoko ga bisa menang.
        cuma ciu pek thong tertarik sama kungfu merindukan kekasihnya yoko. makany dy mw ketemu ying gu, asal dijarin kungfunya yoko..

  5. Posted by saudara yo on March 21, 2012 at 2:01 pm

    dmana ya gan link download novelx?ane minta dunk dshared dsini lg aja please

    Reply

  6. Posted by R125 on March 21, 2012 at 5:23 pm

    betul juga ya
    mmm ato mungkin
    1. Mereka kan zudah liat kitab 9 bulan mungkin dia gunakan itu untuk mengobati luka
    2. Luka bibi lung zembuh zendiri dalam artian lukanya nda parah2 amat
    3. zemangat hidup bibi lung yang begitu tinggi, waktu abiz di gituin ama itcipeng diakan kabur meninggalkan yoko, tapi karena cintanya dia akhirnya mencari yoko juga. nah raza ingin bertemu yoko y begitu bezar buat dia bertahan
    4. Bibi lung rajin minum madu

    analiziz azal aja🙂

    Reply

  7. Posted by Kwee Siang on March 23, 2012 at 10:25 am

    setuju ma firel, tapi setelah ang cit kong/pengemis utara, aw yang hong/racun barat, dan ong tiong yang/dewa pusat tidak ada aka mati, maka anggota Ngo-coat/lima pendekar besar berubah menjadi:
    – oey yok su/sesat timur (tang-sia)
    – It teng/kaisar selatan ganti julukan jadi paderi selatan (lam-ceng)
    – yoko- pengganti racun barat dengan julukan si bebas dari barat (se-ong)
    – kwee ceng-pengganti pengemis utara dengan julukan pendekar dari utara (pak-hiap)
    – chiu pek tong-pengganti dewa pusat dengan julukan tiong wan-tong
    diantara kelima anggota versi dulu, ong tiong yang lah yang paling hebat karena menjadi juara ketika kelimanya adu silat. namun di antara kelima anggota Ngo-coat yang baru, tidak dijelaskan secara langsung siapa yang paling hebat, tapi anggota paling muda adalah yoko (baru 32-35an), otomatis masih bisa banyak berkembang.

    Reply

  8. Posted by pentol on September 25, 2012 at 8:15 am

    udah baca novelnya ber x, masih snng ja. mantab abs. cuma aq paling seneng yang roch 1983, penuh kenangan wkwkwk

    Reply

  9. Posted by Aprian Super on August 11, 2013 at 6:44 am

    saya sdh nonton nya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: