Ciu Cie Jiak (Zhou Zhiruo) – berbagai versi adaptasi

Inilah tokoh paling ‘kompleks’  dalam Trilogi Rajawali. Dalam Trilogi banyak tokoh kejam yang ternyata punya sisi baik, tapi tak banyak tokoh baik-baik dan lembut yang ternyata ada sisi psikopat, seperti Ciu Cie Jiak ini. Dalam novelnya sendiri tidak begitu gamblang dikisahkan titik balik yang membuat Ciu Cie Jiak  tega berbuat keji, apakah cemburu atau ambisi, sebab kejadian di Pulau Ular semua diceritakan dari sudut pandang Thio Bu Ki yang tak tahu apa-apa.

Ciu Cie Jiak / Zhou Zhiruo, tokoh ‘psikopat’ cantik yang mengejutkan

Dari percakapan-percakapan di novel dengan Thio Bu Ki, terlihat Cie Jiak tertarik dengan ide menjadi istri Kaisar bila Bu Ki berhasil menggulingkan Dinasti Yuan, saya menyimpulkan bahwa ambisinya Cie Jiak ini disebabkan ia korban ‘bully’ yang selalu menurut dan mengalah, namun sebenarnya jiwanya tertekan dan bosan menjadi orang tertindas. Ayahnya yang hanya seorang tukang perahu dibunuh prajurit di depan matanya saat kecil. Walau diberi amanat Ketua Gobi karena sifatnya yang penurut dan pintar serta berkemauan keras, tetapi gaya didikan gurunya amat gila dan menekan, belum lagi kakak seperguruannya Teng Bin Kun  hobi mem’bully’ Cie Jiak.  Ibarat korban kekerasan emosi dalam rumah tangga, beginilah hasil didikannya.

Cie Jiak mencintai Bu Ki, namun merasa kalah bersaing dengan tuan puteri Tio Beng yang menurutnya sendiri lebih pintar, lebih cantik, lebih agresif. Plus, sifat Bu Ki begitu mencla mencle memberi harapan pada tiap wanita.  Tekanan demi tekanan  membuatnya seperti memberontak dengan menikam pelan-pelan, ingin mewujudkan ambisinya

Angie Chiu Ngar Chi – Ciu Cie Jiak paling cantik!

mendapatkan cinta Thio Bu Ki sekaligus menjadi wanita pesilat tangguh yang memimpin partai.

Karena kerumitan sifat Cie Jiak ini, menurut saya ini tokoh menarik yang paling susah diperankan. Di awal harus terlihat sangat cantik suci lugu dan pemalu, kemudian pelan-pelan bertransformasi menjadi kejam dan dingin. Belum ada yang paling pas memerankan karakter ini dengan sangat memuaskan, tapi kita liat aja satu-persatu:

1.Versi 1978 – Angie Chiu

Dialah Ciu Cie Jiak tercantik, menurut saya. Secara wajah dialah yang paling cocok  memerankan gadis muda cantik pintar lembut dengan senyum malu-malu. Angie Chiu, memang  salah satu aktris tercantik pada jamannya. Namun sayangnya, saat memerankan Cie Jiak yang bertransformasi jadi dingin dan kejam, dia kurang meyakinkan, malah tetap lembut memelas. Rasanya saya lebih baik Bu Ki dengan dia daripada dengan Tio Beng🙂

2. Versi 1984 – saya belum nonton

3. Versi 1986 – Sheren Tang Chui Wen

Jujur aja saya gak suka sama aktris yang satu ini. Baik wajahnya maupun kelakuannya. Menurut saya, Sheren kurang cantik sebagai Cie Jiak. Tapi, lagi-lagi kemampuan akting mengalahkan segalanya. Setelah menonton berbagai versi Cie Jiak yang lebih baru, saya justru nyadar bahwa akting Sheren lah yang lebih baik dan tidak berlebihan. Pandangan mata malu-malu dan lugu di awal, kemistri dengan Tony Leung, pas banget. Dan yang terpenting, saat menjadi wanita kejam, ia tidak berlebihan melotot marah seperti yang dilakukan artis lainnya. Ditunjang dengan make up yang pas dan wajar, tidak perlu keluar kuku tajam dan riasan mata gothic kayak versi 2003 atau 2009. Justru aura getir, anggun, dingin tak berperasaan sangat pas lewat ekspresi samar namun wajar  Sheren Tang.

Versi 1993 – Gigi Lai

Tidak bisa diperbandingkan dan dinilai sebagai karakter Cie Jiak karena di film ini karakter Cie Jiak sangat menyimpang dari novel yang saya jabarkan  di atas.

Versi 1994 – Kathy Chow

Kahty Chow, cantik dan cukup bagus pas lagi jahat

Nah ini juga disebut-sebut sebagai Cie Jiak terbaik, karena kecantikan dan aktingnya. Tapi menurut saya walau ia lebih cantik dari Sheren Tang, tapi kemampuannya menterjemahkan sifat Cie Jiak tidak lebih baik dari Sheren. Di awal-awal, ia sedikit terlalu ekspresif dan bukan terkesan malu-malu seperti dilukiskan di novel. Walau wajahnya amat mendukung, namun gesturenya kurang lembut. Namun saat menjadi jahat,  justru aktingnya lebih menarik dan memukau.
Versi 2000 – Charmaine Shieh

Charmaine Shieh, Ciu Cie Jiak yang paling gak asil dari segi wajah dan akting

Hmm, gimana ya. Ini juga bukan artis favorit saya, secara tampang maupun akting. Menurut saya mukanya terlalu datar tak berekspresi dan kurang bisa berakting… hehe. Saya berapa kali melihat Charmaine Shieh di beberapa film lain dan ekspresinya selalu begitu-begitu saja dan tidak mempu menghidupkan karakter apapun. Begitu juga saat ia menjadi Ciu Cie Jiak ini. Mungkin saya agak subyektif di sini. Abis dengar-dengar dia ngemis sama mbah Jin Yong minta memerankan Bibi Lung…waduh, untung gak dikasih🙂

Versi 2003 – Gao Yuanyuan

Gao Yuanyuan begitu cantik, kalau lihat foto-fotonya di film lain, dia memliki kecantikan sederhana dan klasik yang memukau.  Lihat saja di iklan kosmetik yang dibintanginya. Seharusnya ia pantas sebagai Cie Jiak.  Sayang sungguh sayang,entah kenapa aura cantik Gao Yuanyuan malah kurang keluar di film ini. Entah make up yang salah atau apa, tetapi Ciu Cie Jiak yang diperankan Gao Yuanyuan dari awal sudah terlihat cemberut, bingung, membosankan,

Gao Yuanyuan, kadang-kadang tampangnya cemberut gak jelas

bukan lembut pemalu, gak keliatan kharismanya. Ditambah skenario yang dari awal sudah menunjukkan bahwa Cie Jiak lah pelaku kejahatan, jadi tidak ada misterinya. Adegan-adegan ia ngomong dalam hati dengan muka jahat sungguh bikin il-feel, jadi seperti sinetron. Nah yang agak mendingan justru aktingnya dengan Thio Bu Ki setelah peristiwa Pulau Ular, ketika ia menjadi tunangan Bu Ki,  malah kelihatan pesona Cie Jiak dan senyumnya yang manis. Tetapi selanjutnya setelah ia total berubah menjadi jahat, ah lagi2 make up berlebihan yang menyebalkan patut disalahkan…🙂

Versi 2009 – Li Jing

Li Jing, agak make up tua dan kurang berkesan

Li Jing ini terlalu datar sebagai Ciu Cie Jiak, salah satu yang kurang berkesan. Saat  masih lugu, ekspresinya lebih terkesan malas-malasan, bukan lugu lembut. Saat udah mulai jadi ketua, dandanannya bikin dia tampak lebih tua dari Bu Ki,  sanggulnya juga aduh mak kayak ibu-ibu mau kondangan.  Untungnya akting jahatnya dengan rambut tergerai malah sedikit lebih baik daripada akting lugunya. Sayang sekali dialah Cie Jiak yang sangat mudah terlupakan, di tengah nilai plus To Liong To versi 2009.

Jadi inilah urutan artis terbaik memerankan Ciu Cie Jiak:1. Belum ada… masih berharap ada yang pas🙂

2. Sheren Teng

3. Kathy Chow, Angie Chiu

4. Gao Yuan Yuan, Li Jing

5. Charmaine Shieh

16 responses to this post.

  1. Posted by wahyu on May 5, 2012 at 9:06 am

    Kalau tidak salah, Kathy Chow juga ambil bagian dalam “The Legend of the Condor Heroes” versi 2008. Berperan sebagai Pauw Sek-yok (Bao Xiruo).

    Reply

  2. Posted by indraceli on May 7, 2012 at 2:49 pm

    yup sheren tang juga memorable, untuk gao yuan yuan apa make up artisnya orang india ya coba ngak pake tanda titik di dahi pake lebih cakep aslinya kan ngak ,

    untuk artikel selanjutnya ulas 2 cewek tio buki lainnya yakni siacou dan in lee, kalo menurut pendapat pribadiku yang paling cakep jadi sia cao yakni di versi layar lebar karna dia yang paling besar perannya, dibanding ke tiga cewek buki lainnya malahan kisah in lee ngak ada di versi jet lee

    Reply

  3. iya dan sutradaranya juga kurang baik mengarahkan…berlebihan banget jadi sumpah kayak ibu-ibu sinetron ^_^ . baik saya usahakan ulas siao ciao juga.. makasih udah mampir🙂

    Reply

  4. Posted by trini on May 12, 2012 at 4:18 pm

    keren ulasannya…..ulas juga tokoh put hui dengan paman keenam dunk, mereka berdua juga ga kalah romantis kok

    Reply

  5. wah, bagus2. setuju juga. terutama bagian yang liu jing rambutnya tergerai. disitu terasa ci jiaknya. hahaha.

    o ya, ada film yg 1994 ga? cuma pingin liat demo cijiak pake cakar tulang putih n cambuk naga peraknya. hahaha!

    Reply

  6. Posted by Sapna on May 17, 2012 at 11:25 am

    Sbuah artikel n analisa yg bgs. Mendalam dg argumen2 yg bs ditrima akal, good job, anda layak jd kritikus. Pendetailannya dpt bgt.
    Sy blm liat yg th 78, tp dr yg sdh sy liat sy sgt sepakat dg penulis. Top, Sharen Tang emank bgs aktingnya, tak trduga. Dan ending pun ci jiak trselamatkan dg modifikasi yg g menjatuhkan posisi dia.hehe

    Reply

    • makasih mbak Sapna udah mampir. Ending 1986 emang paling enak.. 2000 Cie Jiak nikah ama Song Ceng Su, 86 jadi biksuni, 2009 gangguin orang pacaran aja. hehehe eh…2003 kemarin gimana ya, lupa. gak dijelasin akhirnya dia ngapain?

      Reply

  7. Posted by Sapna on May 18, 2012 at 10:34 am

    Sama2 kak. Ending 2003 dia jd biksuni kayaknya, cuman g diekspos. Coz utk 2003 aku hny trtarik tio bengnya, jd scr crita g tlalu pduli coz pas liat malah pengen ngamuk.hehehe

    di 86 ci jiak posisinya jd aman lg krn slain jd biksuni dia jg rela kena panah tentara mongol saat melindungi tio beng, so spt impas, dia menebus ksalahanya pd tio beng.hehe. Bener2 ending yg bgs n g mengecewakan.

    Reply

    • Iya ending 86 lebih bagus daripada Jin Yong yang suka revisi…hehehe.. seneng banget pas Thio Sam Hong bilang “Bu Ki, kalau kamu memilih menyelamatkan seorang Nona daripada menyelamatkan dunia/negara, itu juga adalah pilihan yang mulia. Dengar kata hatimu”… hingga akhirnya Bu Ki mantap meninggalkan tahta demi mendampingi Tio Beng… memang dia jadi pemimpin pun secara kebetulan padahal gak bakat. akhirnya Bu Ki mengikuti pilihan hatinya.. so sweet.

      Reply

  8. Posted by Nita on June 22, 2012 at 5:31 am

    Kalau saya pribadi juga untuk sekarang ini menyukai Sheren Tang sebagai Ciu Ci Jak. Kathy Chow dan Gao Yuan Yuan juga masih boleh lah. Kalau Li Jing yang 2009 menurutku agak aneh dan aku sama sekali gak tertarik melihat perannya sebagai Ciu Ci Jak. Kalau versi lain aku belum nonton.

    Reply

  9. Posted by Deidara on August 9, 2012 at 1:28 pm

    Klo ane memang plg sreg dgn akting Sheren Tang sbg Ciu Ci Jiak di versi 1986, cuman klo soal cantik Gao Yuan Yuan ga ada tandingannya, seandainya sutradara bisa mengarahkan Gao Yuan Yuan dgn baik dan make up nya jg ok, maka ane yakin Gao Yuan Yuan bs jd Ciu Ci Jiak yg plg sesuai dgn novelnya.
    Klo yg laen ane kurang sreg, apalagi Li Jing tidak mencerminkan Ciu Ci Jiak sama sekali.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: